Deteksi Dini Chronic Kidney Disease (CKD) Pada Kucing Senior melalui Pemeriksaan Hematologi dan Kimia Darah: Laporan Kasus

Early Detection of Chronic Kidney Disease (CKD) in Senior Cats Through Hematology and Blood Chemistry Examination: Case Report

Authors

  • Miranti Fardesiana Putri IPB University
  • Khoirun Nisa Hiro Vet Clinic

DOI:

https://doi.org/10.32530/jlah.v9i1.133

Keywords:

kucing, CKD, hematologi, SDMA

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada kucing senior. Gejala awal CKD pada kucing sering kali tidak disadari oleh pemilik hewan sehingga baru terdeteksi ketika telah berada pada stadium lanjut. Pemeriksaan hematologi dan kimia darah rutin merupakan salah satu pemeriksaan laboratorium yang direkomendasikan untuk evaluasi kesehatan pada kucing senior. Pasien merupakan kucing jantan berumur 14 tahun. Pemeriksaan kimia darah mengungkap peningkatan SDMA (19 μg/dL), total protein (9,2 g/dL), dan globulin (5,9 g/dL). Kucing yang bernama Nano juga mengalami trombositopenia. Berdasarkan panduan IRIS, nilai SDMA dari kucing Nano masuk ke dalam CKD stadium 2. Kucing Nano direkomendasikan untuk cek kesehatan rutin, termasuk pemeriksaan ulang SDMA dan kimia darah, tekanan darah, dan urinalisis lengkap. Kucing Nano juga disarankan untuk mengganti pakan khusus renal dan mengonsumsi suplemen pendukung kesehatan ginjal.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Putri, M. F., & Nisa, K. (2026). Deteksi Dini Chronic Kidney Disease (CKD) Pada Kucing Senior melalui Pemeriksaan Hematologi dan Kimia Darah: Laporan Kasus: Early Detection of Chronic Kidney Disease (CKD) in Senior Cats Through Hematology and Blood Chemistry Examination: Case Report. Journal of Livestock and Animal Health, 9(1), 30–33. https://doi.org/10.32530/jlah.v9i1.133

Issue

Section

Articles